Torres dalam Bait-baitku
Dari Perbatasan Papua sana
Raja siang bercerita
Indahnya jagad raya
Torres kulintasi
Rumput hijaunya melambai
Terpukau pada negri yang sepi penghuni
Angin mendesis di Selat Torres
Tak kudengar suara tangis
Hanya gelembung air mencari nada
Dan air mata ini tenggelam oleh tawa
Kala malam
Rembulan temaram
Takada yang mencekam
Semuanya tentram
Matahari sudah jauh terbenam
Kulewati benteng perbedaan yang beragam
Antara kita, mereka, dan alam
Si Cantik Torres…
Jangan pernah tergores
Gemuruh ombak pantaimu yang menderu
Memberi pesan bersatu
Memang itu yang dunia mau
Ya,….bersatu!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar